PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan olahraga domino sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) berbasis asah otak yang potensial di Bumi Tambun Bungai.

‎Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal perkembangan olahraga domino agar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukatif yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir masyarakat.

‎Menurutnya, domino memiliki nilai strategis karena termasuk dalam kategori olahraga olah pikir yang menuntut kecermatan, konsentrasi, serta kemampuan analisis yang tinggi dari setiap pemain.

‎“Domino bukan sekadar permainan biasa. Ini adalah olahraga yang melatih strategi, kesabaran, dan ketelitian. Kami melihat potensi besar untuk dikembangkan sebagai sarana peningkatan intelektualitas sekaligus sportivitas,” ujar Reza saat menerima audiensi pengurus Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kalimantan Tengah, Rabu (1/4/2026).

‎Ia menambahkan, dukungan Disdik Kalteng juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperluas ruang pengembangan bakat generasi muda, tidak hanya pada cabang olahraga fisik, tetapi juga pada olahraga berbasis kecerdasan.

‎Sementara itu, Ketua Pengprov ORADO Kalteng, Rusdi, turut menegaskan bahwa domino merupakan cabang olahraga yang memiliki landasan hukum dan nilai moral yang jelas, sehingga tidak perlu lagi dipandang negatif oleh masyarakat.

‎Ia menjelaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan pandangan bahwa permainan domino diperbolehkan selama dijalankan dalam konteks olahraga yang sehat, tanpa unsur perjudian.

‎“Kepastian ini menjadi dasar kuat bagi kami untuk mengembangkan domino sebagai olahraga prestasi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas dan edukasi,” tegas Rusdi.

‎Rusdi juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Disdik Kalteng. Menurutnya, sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mencetak atlet-atlet domino yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan lebih tinggi.

‎“Dukungan ini tentu menjadi energi baru bagi kami untuk membina atlet secara lebih terarah dan profesional,” tambahnya.

‎Sebagai langkah konkret, ORADO Kalimantan Tengah akan menggelar pelantikan resmi kepengurusan pada 11 hingga 12 April 2026. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal penguatan organisasi dalam mengelola olahraga domino secara lebih sistematis di daerah.

‎Tidak hanya pelantikan, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) serta Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) perdana. Agenda ini bertujuan untuk menyusun program kerja sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

‎Kehadiran sejumlah tokoh nasional dalam agenda tersebut dipastikan akan menambah semarak kegiatan. Salah satunya adalah figur publik sekaligus pengusaha sukses, Jhon LBF, yang dijadwalkan turut hadir memberikan motivasi kepada para peserta.

‎Dengan dukungan dari berbagai pihak, olahraga domino di Kalimantan Tengah diharapkan mampu berkembang menjadi cabang olahraga unggulan berbasis kecerdasan, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

(Rzn/Foto: Media Disdik)