PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat empat Sekolah Rakyat yang dipersiapkan di Kalimantan Tengah sebagai bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan. Dua di antaranya telah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari ini, yakni di Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya, sedangkan dua lainnya akan segera menyusul di Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Kotawaringin Timur.
Menurut Reza, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dibawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan program tersebut melalui kolaborasi bersama pemerintah kabupaten dan kota. Ia mengatakan, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran terus mengingatkan seluruh perangkat daerah agar bersama-sama menyukseskan program strategis Presiden, khususnya di sektor pendidikan.
"Pesan Pak Gubernur selalu sama, yaitu kita harus berkolaborasi. Bukan hanya Pemerintah Provinsi, tetapi juga pemerintah kabupaten dan kota, agar seluruh program Bapak Presiden di Kalimantan Tengah dapat berjalan dengan baik. Khususnya di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan tentu siap memberikan dukungan penuh," ujar Reza Prabowo kepada awak media saat meninjau Sekolah Rakyat di Jl. Tjilik Riwut Km. 39 Palangka Raya, Selasa (14/7/2026).

Lebih lanjut, Reza mengungkapkan bahwa selain empat Sekolah Rakyat yang sedang dipersiapkan, Pemerintah Provinsi juga tengah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi. Usulan tersebut telah dibahas langsung oleh Gubernur bersama Menteri Sosial saat kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah. Sekolah Rakyat yang dikelola pemerintah provinsi nantinya diproyeksikan memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan Sekolah Rakyat di tingkat kabupaten.
"Kalau yang dikelola kabupaten atau kota daya tampungnya sekitar 1.080 siswa, maka untuk Sekolah Rakyat tingkat provinsi diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 3.000 siswa. Semuanya merupakan bagian dari program pemerintah pusat dan seluruh biaya pendidikan akan diberikan secara gratis bagi peserta didik," jelasnya.
Meski demikian, Reza menyebut lokasi Sekolah Rakyat tingkat provinsi masih belum dapat diumumkan kepada publik karena masih menunggu proses studi kelayakan. Kajian tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar layak dibangun, aman, serta mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta didik di masa mendatang.
"Kita tidak bisa langsung membangun begitu saja. Semua harus melalui kajian yang mendalam, mulai dari kondisi tanah, struktur lahannya, hingga aspek keamanan bangunan. Tujuannya agar Sekolah Rakyat yang dibangun benar-benar kokoh, aman, nyaman, dan menjadi tempat belajar terbaik bagi anak-anak Kalimantan Tengah," pungkas Reza.
(Rzn/Foto: Media Disdik)
Baca juga : Cegah Bullying Sejak Hari Pertama Sekolah, Reza Prabowo Perintahkan Pengawasan Diperketat
Baca juga : Aliansi P3K Soroti Jasa Pramubakti, Kadisdik Kalteng Usulkan Peningkatan Hingga Mendekati UMP
Baca juga : Aliansi P3K Pertanyakan Seragam Gratis, Kadisdik Kalteng: Kini Diprioritaskan bagi Siswa Tidak Mampu