Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini menjadi bukti nyata kemajuan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah, termasuk di wilayah pelosok.
“Berdasarkan hasil TKA, Kalimantan Tengah berhasil menempati peringkat ke-15 secara nasional. Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri dan menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Muhammad Reza Prabowo saat menyampaikan evaluasi hasil TKA di ruang kerjanya, Rabu (24/12/2025).
Ia menjelaskan, dari total 23.450 siswa SMA kelas XII yang mengikuti TKA, tercatat 328 siswa meraih nilai istimewa pada mata pelajaran Matematika, termasuk di dalamnya Matematika Tingkat Lanjut. Selain itu, sebanyak 12.168 siswa berhasil meraih predikat baik dan istimewa, mencerminkan capaian akademik yang semakin merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Menurut Reza, capaian tersebut menunjukkan penguatan pembelajaran numerasi yang mulai berdampak nyata di satuan pendidikan. “Ini menunjukkan bahwa anak-anak kita mampu bersaing. Letak sekolah hanyalah soal jarak, bukan penentu prestasi. Siswa di daerah tetap bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya.
Menariknya, dari mata pelajaran Matematika, lima besar capaian sekolah justru didominasi oleh sekolah-sekolah dari luar Kota Palangka Raya. Peringkat pertama diraih oleh SMAN 1 Karau Kuala atas nama Anugrah Shania, disusul MAN 1 Pulang Pisau, MAS Nurul Islam Kotawaringin Timur, SMAN 1 Pandih Batu, SMAN 2 Kasongan, dan SMAN 2 Palangka Raya.
Capaian tersebut, lanjut Reza, menjadi bukti bahwa pemerataan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah mulai terwujud secara nyata hingga ke pelosok. “Fakta ini menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya terjadi di kota. Sekolah-sekolah di daerah juga mengalami peningkatan kualitas pembelajaran yang signifikan,” ungkapnya.

Selain capaian akademik, hasil TKA juga memetakan potensi intelektual peserta didik. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 4.326 siswa berada pada kategori IQ Above Average (di atas rata-rata dengan rentang 109–124) hingga High atau Superior (≥124). Reza menilai data ini mencerminkan potensi besar sumber daya manusia unggul yang dimiliki Kalimantan Tengah.
“Ini menjadi modal penting bagi pembangunan daerah ke depan. Tugas kita adalah memastikan potensi intelektual ini terus dikembangkan melalui pembelajaran yang berkualitas, berkeadilan, dan berkelanjutan,” katanya.
Reza menambahkan, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah akan terus memperkuat peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi dan numerasi, serta pemerataan layanan pendidikan agar capaian positif ini dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
“Hasil TKA ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk terus melahirkan generasi Kalimantan Tengah yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional,” pungkasnya.