‎Pulang Pisau – Seleksi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA/SMK/MA Kabupaten Pulang Pisau tahun 2026 sukses digelar pada Kamis, (30/4)2026), di SMAN 1 Pulang Pisau. Kegiatan yang diikuti perwakilan terbaik dari seluruh sekolah ini menjadi ajang strategis untuk menjaring talenta seni unggulan yang akan mewakili daerah ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

‎Pelaksanaan FLS3N tahun ini menjadi bagian penting dalam mendukung Penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan dan Belom Bahadat, khususnya dalam membentuk generasi yang kreatif, mandiri, dan berkarakter. Seni tidak hanya dipandang sebagai ekspresi, tetapi juga sebagai sarana membangun jati diri dan karakter bangsa melalui kreativitas dan inovasi.

‎Ketua panitia pelaksana, Eva Riani, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang, baik dari sisi teknis maupun administratif. Ia menegaskan bahwa panitia berkomitmen menghadirkan kompetisi yang sehat, transparan, dan akuntabel demi menghasilkan peserta terbaik.

‎“Kami memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif dan profesional. Harapannya, para juara yang terpilih benar-benar merupakan talenta terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua MKKS SMA Kabupaten Pulang Pisau, Rukayah, memberikan apresiasi atas semangat para peserta dan dedikasi guru pembimbing. Ia menilai FLS3N menjadi wadah penting dalam menampilkan hasil pembinaan minat dan bakat siswa di bidang non-akademik.

‎“Ajang ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga sarana belajar dan mempererat silaturahmi antar sekolah. Saya berharap seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan pengalaman ini sebagai proses pembelajaran yang berharga,” tuturnya.

‎Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua MKPS SMA/SMK/SKH Kabupaten Pulang Pisau, Made Pujangga. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara olah rasa, olah pikir, dan olah raga dalam sistem pendidikan modern.

‎“Pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga harus mengembangkan kreativitas dan kepekaan seni. Kami berharap perwakilan Pulang Pisau mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” katanya.

‎Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan ritme yang teratur, dimulai dari registrasi peserta hingga proses penjurian. Setiap ruang kelas yang digunakan sebagai arena lomba dipenuhi atmosfer kreativitas, menampilkan berbagai karya seni yang mencerminkan potensi dan bakat siswa.

‎Dari hasil penilaian dewan juri profesional, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi sejumlah talenta unggul di berbagai cabang lomba. Para pemenang selanjutnya akan mendapatkan pembinaan intensif sebagai persiapan menghadapi FLS3N tingkat provinsi.

‎Keberhasilan pelaksanaan FLS3N tingkat Kabupaten Pulang Pisau tahun 2026 ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan pendidikan, khususnya di bidang seni dan budaya.

‎Apresiasi juga disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, atas komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelestarian seni budaya di daerah. Selain itu, peran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, turut diapresiasi atas kepemimpinan dan dukungan teknis yang memastikan kegiatan berjalan dengan standar yang baik.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar Pulang Pisau dapat terus mengembangkan potensi diri dan mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi. FLS3N tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

(Rzn/Foto: Media Disdik)