PALANGKA RAYA – Upaya mendorong transformasi digital di sektor pendidikan terus diperkuat melalui Program Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026. Kali ini, SMA Negeri 10 Palangka Raya, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, menerima bantuan sebanyak tiga unit Papan Interaktif Digital (PID) dari Pemerintah Pusat sebagai sarana pendukung peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.

Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih modern sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar. Kehadiran PID diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan bagi guru maupun murid.

Keluarga besar SMA Negeri 10 Palangka Raya melalui Kepala Sekolah, Rolly Adinovi, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya Direktorat Pendidikan SMA, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan atas dukungan dan bantuan perangkat digitalisasi pembelajaran tersebut.

Menurut Rolly, keberadaan Papan Interaktif Digital menjadi sarana penting dalam mendukung transformasi pembelajaran di sekolah. Melalui perangkat tersebut, guru dapat menyampaikan materi secara lebih variatif dengan memanfaatkan tampilan visual, multimedia, serta berbagai fitur interaktif yang dapat meningkatkan keterlibatan aktif murid selama proses pembelajaran berlangsung.

"Kami keluarga besar SMA Negeri 10 Palangka Raya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas bantuan Papan Interaktif Digital Tahun 2026 ini. Bantuan tersebut merupakan dukungan yang sangat berarti bagi sekolah kami untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, interaktif, serta berpusat pada murid," ujar Rolly Adinovi, Kamis (29/10/2026).

Lebih lanjut, ia berharap pemanfaatan teknologi tersebut tidak hanya membantu guru dalam menyampaikan materi, tetapi juga memberikan kesempatan lebih luas kepada murid untuk mengeksplorasi pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Karena itu, seluruh warga sekolah diharapkan dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas tersebut secara optimal dan berkelanjutan.

Melalui bantuan ini, SMA Negeri 10 Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan, Program Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan Kalimantan Tengah yang semakin maju, berkualitas, dan berdaya saing.

(Rzn/Foto: Ist)