‎Palangka Raya – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan peringatan Hari Kartini ke-147, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kartini Modern: Melestarikan Kuliner Tradisional, Meningkatkan Estetika Ruang Kerja Menuju Dinas Pendidikan yang Unggul.”

‎Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya. Para peserta yang didominasi ibu-ibu tampak anggun mengenakan kebaya, mencerminkan semangat emansipasi perempuan yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan lomba memasak khas daerah dan penataan ruang kerja.

‎Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, ,Sunarti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, kegiatan ini menjadi bukti bahwa perempuan mampu berperan aktif tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga di dunia kerja dan pemerintahan.

‎“Ini menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya bisa bekerja di dapur maupun kantor, tetapi mampu menghadirkan kreativitas luar biasa. Menu lokal yang disajikan tadi tidak kalah dengan makanan yang ada di kafe, bahkan rasanya sangat memuaskan,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa perempuan Indonesia adalah sosok yang tangguh dan berdaya. Meski demikian, ia mengingatkan agar perempuan tetap tidak melupakan peran pentingnya dalam keluarga.

‎“Setinggi apa pun jabatan kita, jangan lupa tugas mulia sebagai perempuan. Kita memiliki peran besar dalam keluarga, mulai dari mengandung, menyusui, mengasuh anak, hingga menciptakan keharmonisan rumah tangga,” tambahnya.

‎Lebih lanjut, Sunarti menyebut bahwa kegiatan seperti lomba memasak juga dapat membuka peluang usaha bagi perempuan. Menurutnya, keterampilan mengolah kuliner lokal dapat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga jika dikembangkan dengan baik.

‎Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan sehat. Mengingat sebagian besar waktu dihabiskan di kantor, kondisi ruang kerja yang nyaman dinilai sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan kesehatan.

‎Sementara itu, Ketua DWP Disdik Kalteng, Holly Diany Reza Prabowo, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk melanjutkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, khususnya dalam memperkuat peran perempuan di bidang pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

‎Ia menjelaskan bahwa tema yang diangkat mencerminkan tuntutan bagi perempuan masa kini untuk terus berinovasi, berkontribusi, serta menjaga nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas bangsa.

‎“Melalui lomba memasak khas Dayak, kita diajak melestarikan kekayaan kuliner tradisional sekaligus mengembangkan kreativitas. Sedangkan lomba kebersihan dan penataan ruang kerja bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman guna mendukung peningkatan kinerja dan pelayanan publik,” jelasnya.

‎Holly juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan kekompakan antar anggota DWP.

‎Dengan semangat Kartini modern, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perempuan untuk terus berkarya, menjaga budaya, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan, khususnya di sektor pendidikan di Kalimantan Tengah.

(Rzn/Foto: Media Disdik)