Palangka Raya – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berlangsung, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh program pendidikan tetap berjalan optimal. Hal ini ditegaskan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat menjawab pertanyaan RRI terkait keberlanjutan program, termasuk sekolah gratis dan layanan bimbingan belajar, pada Senin (20/4/2026).

‎Reza menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran. Oleh karena itu, meskipun ada penyesuaian anggaran, program-program yang menyentuh langsung kebutuhan siswa tidak akan terdampak.

‎“Jadi memang kita pastikan semuanya tetap berjalan, karena keinginan Bapak Gubernur Bapak H. Agustiar Sabran, pendidikan ini menjadi fokus utama,” ujar Reza.

‎Ia menjelaskan, efisiensi anggaran lebih difokuskan pada pengeluaran internal, seperti pengurangan perjalanan dinas dan kegiatan rapat. Sementara itu, seluruh layanan pendidikan kepada peserta didik tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan.

‎“Walaupun kondisi kita efisiensi, tidak mengurangi program-program kita di dinas. Justru yang untuk pegawai yang kita kurangi, seperti perjalanan dinas dan rapat-rapat,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Reza menegaskan bahwa berbagai program unggulan seperti sekolah gratis dan bimbingan belajar tetap berjalan tanpa pengurangan. Bahkan, sesuai arahan Gubernur H. Agustiar Sabran, disdik Kalteng akan menambah sejumlah program baru guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah pada tahun 2026.

‎“Kalau untuk pelayanan kepada siswa, semua tidak ada yang dikurangi, justru malah ditambah program-programnya. Ada banyak program baru yang akan kita tambah lagi untuk tahun 2026 ini,” pungkasnya.