PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menggratiskan 3.500 paket sembako bagi mahasiswa dalam kegiatan Pasar Murah Spesial Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Rabu (20/5/2026), sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap mahasiswa asal pedalaman, penerima KIP Kuliah, dan mahasiswa kurang mampu di Bumi Tambun Bungai.

Kegiatan tersebut diawali dengan laporan pengantar dari Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden yang menyampaikan bahwa pasar murah digelar untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan dan mengendalikan inflasi daerah.

Ia menjelaskan, pasar murah tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa dan mahasiswi asal wilayah pedalaman Kalimantan Tengah, penerima manfaat KIP Kuliah, serta mahasiswa dari keluarga kurang mampu atau membutuhkan bantuan ekonomi.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan sebanyak 3.500 paket sembako yang masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter dengan nilai total Rp149.500 per paket. Awalnya paket tersebut ditebus seharga Rp10 ribu setelah mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp139.500. Namun, seluruh biaya penebusan kemudian digratiskan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran untuk para mahasiswa penerima manfaat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pasar murah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap generasi muda daerah.

Menurut Agustiar, efisiensi anggaran tidak boleh dimaknai sebagai pengurangan perhatian kepada masyarakat, tetapi bagaimana anggaran digunakan secara tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

“Untuk itulah, pada hari ini kita menggelar pasar murah spesial bagi mahasiswa, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata kami kepada generasi muda,” ujar Agustiar Sabran.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ingin memastikan kebutuhan dasar mahasiswa, baik pendidikan, kesehatan, maupun pangan dapat terpenuhi dengan baik agar mahasiswa bisa fokus belajar dan mengejar cita-cita mereka.

Meski APBD Kalimantan Tengah tahun 2026 sebesar Rp5,4 triliun, Agustiar memastikan pembangunan sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program strategis seperti Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana dan sekolah gratis dalam program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Gubernur juga mengajak seluruh mahasiswa agar terus berani bermimpi besar, berani bersaing, dan berani berjuang tanpa melupakan sejarah dan jati diri daerah demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas.
Di akhir kegiatan, Gubernur Kalimantan Tengah secara resmi membuka Pasar Murah Spesial Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah bagi mahasiswa yang disambut antusias para mahasiswa penerima manfaat.
(Rzn/Foto: Media Disdik)
Baca juga : Reza Prabowo: Gubernur Agustiar Sabran Tak Tinggalkan Pendidikan di Tengah Efisiensi Anggaran
Baca juga : Disdik Kalteng Tampil Memukau di Karnaval FBIM 2026, Usung Semangat “Sekolah Unggul Garuda”
Baca juga : Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo: Pemprov Kalteng Terus Perkuat Pendidikan di Usia ke-69 Tahun