‎TIMPAH, KAPUAS – Di tengah kondisi cuaca yang kering, keluarga besar SMAN 1 Timpah, Kabupaten Kapuas, menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian melalui doa bersama memohon turunnya hujan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan yang berlangsung Senin (24/8/2026) diikuti warga sekolah dari berbagai latar belakang agama dalam suasana penuh kekhidmatan.

‎Kegiatan berlangsung melalui doa dan ibadah menurut keyakinan masing-masing, sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus ungkapan rasa syukur dan permohonan agar alam kembali mendapatkan keseimbangan. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling menghormati dan berdoa demi kebaikan bersama.

‎Kepala SMAN 1 Timpah, Adi Karyawanto, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan kepada para peserta didik.

‎“Kami memohon kepada Sang Pencipta agar diberikan hujan dan keberkahan bagi daerah kita. Yang paling penting, anak-anak juga belajar bahwa dalam perbedaan kita tetap bisa bersama, saling menghormati dan mendoakan kebaikan,” ujar Adi Karyawanto.

‎Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung melalui proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membentuk karakter peserta didik. Kebersamaan dalam kegiatan keagamaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan di lingkungan sekolah.

‎SMAN 1 Timpah sendiri merupakan satuan pendidikan di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, yang terus menjalankan berbagai kegiatan pendidikan dan pembentukan karakter bagi peserta didiknya.

(Rzn/Foto: Media Disdik)