‎PALANGKA RAYA – SMK Negeri 2 Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berkualitas melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026. Memasuki hari kedua pelaksanaan pada Selasa, 7 April 2026, kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan keseriusan dari seluruh peserta didik.

‎Pelaksanaan UKK di SMKN 2 Palangka Raya tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan siswa setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun. Berbagai program keahlian terlibat aktif, dengan pengujian yang dirancang menyerupai standar dunia kerja sesungguhnya.

‎Kepala SMKN 2 Palangka Raya, Lilik Setyawati, menegaskan bahwa UKK memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar ujian formal. Menurutnya, UKK adalah momentum penting bagi siswa untuk menunjukkan kompetensi yang telah mereka bangun selama masa pendidikan.

‎“Buat kami di SMKN 2 Palangka Raya, UKK itu bukan cuma sekadar ujian di atas kertas atau syarat buat lulus saja. Ini adalah momen pembuktian diri setelah tiga tahun berproses,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

‎Ia menambahkan bahwa seluruh materi yang diujikan benar-benar mengacu pada kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, siswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga secara praktik yang menuntut keterampilan nyata di lapangan.

‎“Di sini semua keringat dan ilmu yang sudah dipelajari diuji langsung sesuai standar dunia kerja yang asli. Kami ingin setiap siswa yang lulus tidak hanya membawa ijazah, tetapi benar-benar kompeten dan percaya diri bersaing di luar sana,” lanjutnya.

‎Lebih lanjut, Lilik menekankan bahwa lulusan SMKN 2 Palangka Raya diharapkan memiliki mental kuat serta keterampilan yang mumpuni. Hal ini menjadi bekal penting bagi mereka, baik untuk langsung terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

‎Sejalan dengan itu, pihak sekolah juga mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang diinisiasi Gubernur H. Agustiar Sabran, yakni “satu rumah satu sarjana”. Program tersebut mendorong para lulusan untuk tidak berhenti sampai di jenjang SMK, tetapi juga memiliki semangat untuk melanjutkan studi sesuai bidang keahlian masing-masing.

‎“Intinya, UKK ini adalah langkah awal untuk membuktikan bahwa anak-anak SMKN 2 Palangka Raya siap kerja, punya mental baja, dan skill yang tidak main-main. Tapi juga tetap punya keinginan kuat untuk study lanjut,” tegasnya.

‎Dengan pelaksanaan UKK yang optimal dan berstandar industri, SMKN 2 Palangka Raya terus berupaya melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap pakai di dunia kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkembang di tengah persaingan global.

(Rzn/Foto: Media Disdik)