Palangka Raya – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program fasilitasi studi ke luar negeri bagi pelajar Kalimantan Tengah. Program tersebut kini mulai memasuki tahap pemetaan minat dan persiapan kemampuan akademik serta bahasa bagi siswa yang berpotensi melanjutkan pendidikan ke berbagai negara.
Hal itu disampaikan Reza Prabowo saat ditemui awak media usai pelantikannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah definitif di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa (26/5/2026).
Menurut Reza, Dinas Pendidikan Kalteng telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah pelajar mulai dari lulusan kelas 12 hingga siswa kelas 10 dan 11 yang diproyeksikan memiliki peluang melanjutkan pendidikan di luar negeri.
“Kita sudah melakukan pemetaan. Jadi ada beberapa anak-anak yang sudah kita petakan, termasuk anak-anak yang kelas 12 kemarin saat ini sudah lulus, itu sudah kita petakan juga. Anak-anak kelas 10 ke kelas 11 dan kelas 11 ke kelas 12 juga sudah kita petakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari hasil pemetaan tersebut muncul beragam minat negara tujuan studi dari para pelajar Kalimantan Tengah. Saat ini, Dinas Pendidikan tengah mempersiapkan siswa melalui pelatihan dan tes kemampuan bahasa asing seperti TOEFL maupun IELTS sesuai kebutuhan masing-masing negara tujuan.
“Nah, di situ banyak sekali data-data yang masuk, sudah berbagai macam negara yang diminati. Kita sedang persiapkan mereka untuk tes TOEFL dan IELTS sesuai kebutuhan negaranya masing-masing,” jelas Reza.
Namun demikian, ia menyebut tidak semua negara mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris melalui TOEFL atau IELTS. Beberapa universitas di negara tertentu bahkan memiliki mekanisme seleksi tersendiri.
“Ada negara yang tidak membutuhkan TOEFL, ada juga kampus di Rusia yang tidak membutuhkan tes bahasa Inggris seperti itu,” tambahnya.
Reza mengatakan program ini diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk bersaing di tingkat internasional sekaligus memperluas wawasan dan jaringan global.
“Doakan aja mudah-mudahan makin banyak anak-anak Kalimantan Tengah yang bisa eligible masuk ke perguruan tinggi luar negeri. Harapannya mereka bisa membuka wawasan dan jaringan sehingga Kalimantan Tengah nanti bisa mendunia,” katanya.
Ia mengungkapkan sejumlah negara yang menjadi tujuan favorit pelajar Kalteng di antaranya Rusia, Jerman, Prancis, Jepang, hingga Amerika Serikat. Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil proses lanjutan sebelum menyampaikan data lengkap secara resmi.
“Ada banyak tujuan negaranya, ada Rusia, Jerman, Prancis, Jepang juga banyak, ke Amerika juga ada,” ungkapnya.
Dalam mendukung program tersebut, Dinas Pendidikan Kalteng juga terus memperkuat digitalisasi pendidikan di sekolah-sekolah. Menurut Reza, pelajar Kalimantan Tengah saat ini telah didukung perangkat digital dan modul pembelajaran berbasis teknologi tiga dimensi yang akan terus dikembangkan pada 2026.
“Kebetulan anak-anak di Kalimantan Tengah itu sudah dilengkapi perangkat digitalisasi dan modul-modul berbasis tiga dimensi. Tahun 2026 ini akan terus kita push terkait digitalisasi,” tegasnya.
Reza menambahkan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam menciptakan generasi unggul dan berdaya saing global. Ia menegaskan anak-anak Kalimantan Tengah tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perkembangan dunia.
“Kita ingin menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing sesuai apa yang diinginkan Pak Gubernur. Anak-anak Kalimantan Tengah tidak boleh jadi penonton lagi,” pungkasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa selama kurang lebih dua setengah tahun memimpin Dinas Pendidikan sebagai Plt., budaya kerja kolaboratif terus dibangun di internal dinas. Menurutnya, kekompakan tim menjadi kekuatan penting dalam menjalankan berbagai program pendidikan di Kalimantan Tengah.
“Di Dinas Pendidikan kita semua kolaborasi, tim kuat, saling support, saling mendukung dan saling mendoakan. Dinas Pendidikan sudah seperti keluarga,” tutupnya.
(Rzn/Foto: Media Disdik)
Baca juga : Kadisdik Kalteng Ungkap Hampir 100 Sekolah di Kalteng Akan Direvitalisasi pada 2026
Baca juga : Resmi Dilantik Jadi Kadisdik Kalteng, Reza Prabowo Siap Jalankan Amanah dan Prioritaskan Kartu Huma Betang
Baca juga : Neo Svara Band SMAN 1 Pangkalan Bun Raih Juara 3 Nasional Kompetisi “Rukun Sama Teman” 2026