Palangka Raya – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa penetapan para pemenang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 dilakukan berdasarkan hasil keputusan tim penilai atau dewan juri yang telah bekerja secara profesional dan objektif selama pelaksanaan lomba.
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 421.7/PPK.03/V/2026 yang ditetapkan di Palangka Raya pada 13 Mei 2026, usai seluruh rangkaian lomba dan penampilan peserta selesai dilaksanakan.
Ajang FLS3N ABK Tahun 2026 menjadi wadah bagi peserta didik berkebutuhan khusus dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah untuk menunjukkan bakat, kreativitas, kemampuan, serta keberanian tampil di bidang seni dan sastra. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pendidikan inklusif dan pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus.

Dalam sambutannya, Muhammad Reza Prabowo menyampaikan bahwa FLS3N bukan hanya sekadar ajang kompetisi mencari juara, tetapi juga sarana membangun rasa percaya diri, karakter, kreativitas, sportivitas, serta mempererat persahabatan antar peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
“Anak-anak telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi. Mereka memiliki talenta, potensi, dan masa depan yang sangat membanggakan,” ujarnya.
Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam FLS3N ABK Tahun 2026, mulai dari bercerita, cipta puisi, desain grafis, fotografi, melukis, menyanyi solo, pantomim, seni peran, hingga pencak silat.
Pada cabang Bercerita tingkat SMPLB/SMALB, Juara I diraih Muhammad Al-Hafsa dari SKH Melati Ceria Sampit. Sementara pada cabang Cipta dan Baca Puisi, Cevanya Lestari dari SKH Negeri 1 Pulang Pisau berhasil meraih posisi terbaik. Di cabang Cipta Komik Strip, Muhammad Ridho Muttaqi dari SKH Negeri 1 Palangka Raya keluar sebagai juara pertama.
Prestasi juga ditorehkan peserta dari SKH Negeri 1 Palangka Raya pada cabang Desain Grafis melalui Ahmad Rafa yang berhasil meraih Juara I. Sedangkan pada cabang Fashion Show, Naycilla Kanaya Zaharatun Nisa dari SKH Melati Ceria Sampit tampil memukau dan sukses menjadi juara pertama.

Pada cabang Film Pendek tingkat SMPLB/SMALB, SKH Negeri 2 Palangka Raya berhasil meraih Juara I. Sementara itu, di cabang Fotografi, Muhammad Yafi’ Rafif Nadhif dari SKH Negeri 1 Kuala Pembuang sukses meraih posisi tertinggi. Untuk cabang Gambar Bercerita tingkat SDLB, Marchel Cristian Saputra dari SKH Negeri 2 Sampit berhasil menjadi yang terbaik.
Cabang Melukis dimenangkan oleh Sulastri dari SKH Negeri 1 Pangkalan Bun. Sedangkan pada cabang Menari tingkat SMPLB/SMALB, SKHN 1 Pangkalan Bun berhasil meraih Juara I. Di cabang Menyanyi Solo SDLB, Sity Marwa Fatimah dari SKH Negeri 1 Pulang Pisau menjadi juara pertama, sementara Rizky Kurniawan dari SKH Negeri 1 Pangkalan Bun keluar sebagai Juara I Menyanyi Solo SMPLB/SMALB.
Selain itu, cabang Mewarnai SDLB dimenangkan oleh Ramadhan dari SKH Negeri 1 Muara Teweh. Pada cabang MTQ SMPLB/SMALB, Nazwa Rahmadhany Saputri dari SKH Negeri 1 Palangka Raya berhasil meraih Juara I. Kemudian di cabang Pantomim, Fajrianur dari SKH Negeri 2 Sampit tampil terbaik, sedangkan cabang Pencak Silat dimenangkan Muhammad Ramadhan Azral Masaid dari SKH Negeri 1 Palangka Raya.

Sementara itu, pada cabang Seni Peran tingkat SMPLB/SMALB, Raguel Rayvando dari SKH Negeri 1 Palangka Raya berhasil meraih Juara I setelah tampil memukau di hadapan dewan juri.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap akan lahir generasi-generasi hebat yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, kreatif, dan mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
(Rzn/Foto: Media Disdik)