PALANGKA RAYA – Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi ditutup dengan penuh semangat dan haru di Aula Berkah Disdik Kalteng, Rabu (13/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan potensi terbaik mereka di bidang seni dan sastra.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengapresiasi seluruh panitia, dewan juri, guru pendamping, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Reza Prabowo menegaskan bahwa FLS3N bukan hanya sekadar ajang kompetisi untuk mencari juara, melainkan menjadi wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus dalam membangun rasa percaya diri, kreativitas, sportivitas, serta mempererat persahabatan antarpeserta dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

“Selama kegiatan berlangsung, kalian telah menunjukkan semangat, keberanian, kreativitas, dan kemampuan luar biasa. Kalian telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setiap penampilan yang ditunjukkan peserta menjadi bukti nyata bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki talenta, potensi, dan masa depan yang sangat membanggakan. Karena itu, pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung penguatan pendidikan khusus dan pendidikan inklusif di Kalimantan Tengah agar seluruh anak memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

Selain memberikan motivasi kepada peserta, penghargaan khusus juga diberikan kepada para guru pendamping dan orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam keberhasilan para siswa. Kesabaran, kasih sayang, serta dedikasi mereka disebut menjadi kekuatan utama dalam mendampingi anak-anak mengembangkan bakat dan potensinya.
Kepada para peserta yang berhasil meraih juara, Reza Prabowo berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan diri agar mampu membawa nama baik Kalimantan Tengah di tingkat nasional. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh kesempatan menjadi juara, ia meminta agar tetap semangat karena keberanian tampil dan menunjukkan kemampuan terbaik merupakan prestasi yang sangat berharga.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga berharap melalui FLS3N ABK 2026 dapat lahir generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, kreatif, dan mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Di akhir sambutannya, Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo secara resmi menutup kegiatan FLS3N ABK Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Ia berharap seluruh pengalaman dan kebersamaan selama kegiatan menjadi kenangan indah sekaligus membawa manfaat bagi seluruh peserta dan pihak yang terlibat.
(Rzn/foto: Media Disdik)