PALANGKA RAYA – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengajak seluruh peserta didik baru SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kalimantan Tengah untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan digitalisasi pembelajaran sebagai sarana meningkatkan kualitas diri serta meraih prestasi. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan motivasi pada kegiatan Penguatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (16/7/2026).
Di hadapan lebih dari 34 ribu peserta didik baru yang mengikuti kegiatan secara luring dan daring, Pangdam mengatakan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia. Karena itu, setiap siswa harus memiliki semangat belajar yang tinggi sejak hari pertama memasuki bangku sekolah.
"Berhadapan dengan para siswa-siswi sekalian yang penuh semangat dan penuh optimis. Kalian adalah masa depan bangsa Indonesia, kalian adalah masa depan Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, tanamkan dalam diri kalian untuk belajar dengan sungguh-sungguh demi mengejar cita-cita setinggi-tingginya," ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.
Pangdam menilai generasi muda saat ini merupakan generasi yang tumbuh bersama perkembangan teknologi digital. Kondisi tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan, bukan justru digunakan pada hal-hal yang berdampak negatif.
"Kalian adalah Generasi Z, generasi penikmat digital. Oleh karena itu, manfaatkan digitalisasi yang ada dengan hal-hal yang positif," katanya.
Menurut Pangdam, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran telah memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan, salah satunya melalui penyediaan sarana pembelajaran berbasis digital di berbagai sekolah.
Ia mengaku bersama Gubernur dan Kapolda kerap meninjau langsung sekolah-sekolah di berbagai kabupaten dan melihat perkembangan fasilitas pendidikan yang semakin modern.
"Kami melihat langsung, bukan hanya di provinsi tetapi juga sampai ke kabupaten. Kelas-kelas SMA dan SMK sekarang sudah menggunakan digitalisasi, smart classroom maupun smart board. Manfaatkan kemajuan teknologi ini sebaik-baiknya," tuturnya.
Pangdam menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat. Keberhasilan tetap ditentukan oleh kemauan peserta didik dalam belajar, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
"Teknologi akan terus berkembang. Ikuti perkembangan itu dengan cara yang positif. Kembangkan potensi dan kompetensi yang kalian miliki agar mampu bersaing di masa depan," pesannya.
Dalam arahannya, Pangdam juga mengingatkan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, mereka diminta tidak memaksakan diri mengikuti pilihan orang lain, tetapi fokus mengembangkan kemampuan sesuai bakat yang dimiliki.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh profesi tertentu. Semua pekerjaan memiliki nilai dan kehormatan apabila dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Setiap profesi bukan hanya TNI yang terbaik, bukan polisi yang terbaik. Semua profesi itu baik. Petani juga pekerjaan yang mulia. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan profesi itu dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Ia berharap para pelajar mulai menyiapkan masa depan sejak sekarang melalui belajar yang sungguh-sungguh, meningkatkan keterampilan, dan terus berusaha menjadi pribadi yang membanggakan keluarga.
"Jadilah kebanggaan orang tua, kebanggaan lingkungan, kebanggaan kabupaten, kebanggaan provinsi, dan kebanggaan negara kita. Terus berjuang dan terus tingkatkan kompetensi untuk mencapai cita-cita setinggi-tingginya," ujar Pangdam.
Menutup sambutannya, Mayjen TNI Zainul Arifin mengajak seluruh peserta didik baru memanfaatkan kesempatan belajar selama di SMA, SMK, maupun Sekolah Khusus untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun non akademik. Ia optimistis, dengan dukungan fasilitas pendidikan yang terus berkembang dan semangat belajar yang tinggi, generasi muda Kalimantan Tengah akan mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global serta berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
(Rzn/Foto: Media Disdik)