PALANGKA RAYA, lintasfakta.net – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengajak seluruh kepala SMK untuk memiliki visi jangka panjang dalam mengembangkan satuan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sekolah tidak hanya ditentukan oleh tersedianya anggaran, tetapi juga oleh kemampuan kepala sekolah dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) yang sesuai dengan potensi daerah dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.

‎Hal tersebut disampaikan Reza saat membuka Sosialisasi dan Fasilitasi Pemutakhiran Data Dukung Revitalisasi SMK Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, Selasa (4/8/2026). Ia menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan harus berangkat dari perencanaan yang matang sehingga program revitalisasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah.

‎Menurut Reza, kepala sekolah harus mampu membaca arah perkembangan daerahnya. Apabila suatu wilayah diproyeksikan berkembang menjadi kawasan industri atau pusat pertumbuhan ekonomi, maka sekolah harus mulai menyiapkan ruang belajar, ruang praktik, bahkan membuka kompetensi keahlian baru yang relevan dengan kebutuhan tersebut.

‎"Jangan hanya melihat kondisi hari ini. Kepala sekolah harus memiliki pandangan ke depan. Kalau nanti daerah berkembang, jumlah penduduk bertambah, atau muncul kawasan industri baru, sekolah juga harus sudah siap dengan ruang kelas, fasilitas praktik, bahkan jurusan yang sesuai," ujar Reza.

‎Ia menilai amanah yang diemban kepala sekolah sangat besar karena menyangkut masa depan ribuan murid di Kalimantan Tengah. Oleh sebab itu, penyusunan RPS tidak boleh dilakukan sekadar untuk memenuhi administrasi, melainkan harus menjadi dokumen strategis yang menjadi dasar pembangunan sekolah dalam jangka panjang.

‎Reza berharap seluruh kepala sekolah menjadikan momentum revitalisasi sebagai kesempatan memperkuat perencanaan pendidikan di daerah masing-masing. Dengan perencanaan yang visioner, menurutnya, setiap program pembangunan yang datang dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Kalimantan Tengah.

(Rzn/Foto: Media Disdik)