PALANGKA RAYA – SMK Negeri 5 Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Lomba Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Kategori Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) Regional Tengah Tahun 2026. Penghargaan yang diberikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tersebut menjadi bukti keberhasilan sekolah dalam membangun budaya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan bermutu di lingkungan pendidikan.

Penghargaan tersebut tertuang dalam piagam yang ditetapkan di Jakarta pada 20 Oktober 2026. Capaian ini bukan sekadar keberhasilan dalam kompetisi, tetapi juga menjadi pengakuan atas komitmen SMKN 5 Palangka Raya dalam mengedukasi seluruh warga sekolah mengenai pentingnya keamanan pangan, mulai dari pemilihan bahan makanan hingga penyajian makanan yang layak dikonsumsi.


Kepala SMKN 5 Palangka Raya, Risa Rianita, menjelaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang terstruktur serta melibatkan seluruh ekosistem sekolah. Upaya membangun budaya keamanan pangan dilakukan secara bersama-sama dengan menanamkan pemahaman dan kebiasaan positif kepada seluruh warga sekolah.

“Sekolah membentuk Tim Kader Keamanan yang terdiri dari para guru, pengelola kantin, hingga perwakilan murid. Tim ini mendapat bimbingan teknis langsung dari Badan POM Palangka Raya,” ungkap Risa, Jumat (23/10/2026).


Ia menjelaskan, pembudayaan keamanan pangan diterapkan melalui berbagai tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku yang segar, pengolahan makanan secara higienis, hingga penyajian pangan yang terbebas dari bahan berbahaya. Setiap tahapan menjadi perhatian agar makanan yang tersedia di lingkungan sekolah memenuhi standar keamanan pangan dan mendukung kesehatan warga sekolah.

Dalam proses penilaian, tim juri melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap inovasi sekolah, kebersihan kantin, pemahaman komunitas sekolah, serta keberlanjutan program edukasi keamanan pangan. Para kader keamanan pangan SMKN 5 Palangka Raya juga menunjukkan kemampuan mereka dalam mempresentasikan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menanamkan kebiasaan memilih makanan yang aman, bergizi, dan bermutu.


Menurut Risa, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus memperkuat budaya keamanan pangan agar tidak berhenti pada pencapaian penghargaan semata. Ia berharap kesadaran dalam memilih dan mengonsumsi makanan yang aman dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari bagi seluruh warga sekolah.

Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan perilaku hidup sehat. Keberhasilan SMKN 5 Palangka Raya meraih Juara 1 Regional Tengah diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kalimantan Tengah untuk terus membudayakan keamanan pangan demi mewujudkan generasi muda yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
(Rzn/Foto: Ist)