PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengingatkan seluruh guru agar terus menjaga profesionalisme dan menjadi teladan bagi peserta didik. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membentuk karakter, memotivasi, serta memastikan setiap siswa memperoleh hak atas pendidikan yang berkualitas. Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada Zoom Sosialisasi Responden Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK Tahun 2026, Rabu (22/7/2026). 

‎Dalam arahannya, Reza menegaskan bahwa salah satu risiko yang menjadi perhatian dalam SPI KPK adalah tata kelola pendidikan. Ia mencontohkan masih adanya guru yang datang terlambat ke sekolah atau hanya memberikan tugas tanpa menjelaskan materi pembelajaran secara optimal. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan yang diterima peserta didik. 

‎"Guru adalah orang yang digugu dan ditiru. Ketika masuk ke kelas, guru harus benar-benar memberikan pembelajaran, bukan hanya memberikan tugas. Anak-anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas, baik yang berada di perkotaan maupun di daerah pedalaman," tegasnya. 

‎Reza menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dibawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran terus berupaya menghadirkan pemerataan kualitas pendidikan melalui berbagai program digitalisasi. Kehadiran papan tulis interaktif, Starlink, dan panel surya hingga berbagai sarana pembelajaran digital menjadi bukti komitmen pemerintah agar tidak ada lagi kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah di perkotaan dan pedalaman.

‎Ia juga menilai guru memiliki peran penting dalam membangkitkan semangat belajar peserta didik. Menurutnya, pembelajaran yang baik bukan hanya menyampaikan materi, tetapi juga mampu memotivasi siswa untuk berpikir kritis, aktif bertanya, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar. Guru juga diharapkan tidak anti terhadap peserta didik yang memiliki pola pikir kritis, melainkan memberikan penjelasan yang benar sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses belajar.

‎Di akhir penyampaiannya, Reza mengajak seluruh guru di Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Ia meyakini bahwa profesionalisme guru, didukung transformasi digital yang telah dibangun pemerintah, akan melahirkan generasi yang berkarakter, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. 

‎(Rzn/Foto: Media Disdik)