PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, memberikan motivasi dan pesan khusus kepada 26 pelajar asal Kalimantan Tengah yang akan mengikuti babak semifinal International Mathematics Open for Young Achievers (IMOYA) 2026 di Bangkok, Thailand, pada 17–23 Oktober 2026. Ia berpesan agar para pelajar tampil percaya diri, menjaga etika dan sopan santun, serta membawa nama baik daerah dalam kompetisi matematika tingkat internasional tersebut. Pesan tersebut disampaikan Reza Prabowo saat menerima audiensi 26 pelajar dan guru pendamping di Aula Pintar Disdik Kalteng, Kamis (15/10/2026).

Dalam arahannya, Reza Prabowo menegaskan bahwa para pelajar yang berani mengambil kesempatan untuk berkompetisi di tingkat internasional merupakan generasi muda yang memiliki potensi besar. Menurutnya, keberanian untuk melangkah harus diiringi dengan tekad kuat, semangat belajar, dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Adik-adik adalah orang hebat dan kalian adalah calon-calon pemimpin. Kalau kalian sudah berani mendaftarkan diri sebagai matematikawan yang akan bersaing di tingkat internasional, jangan sekali-kali mundur. Maju terus dengan semangat!” tegas Reza.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi falsafah Huma Betang, yang mengajarkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk menghormati lingkungan dan budaya tempat seseorang berada. Saat berada di Bangkok, para pelajar diharapkan mampu menunjukkan karakter positif generasi muda Kalimantan Tengah melalui perilaku yang santun, beretika, dan menghargai orang lain.

“Bagi kita penganut falsafah Huma Betang, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ketika kalian sudah sampai di Thailand, di Bangkok, kalian harus menjaga etika, budi pekerti, dan sopan santun. Semangat belajar juga tidak boleh redup, dan kalian tidak boleh merasa minder,” pesannya.


Lebih lanjut, Reza mengingatkan para pelajar agar memegang teguh semboyan Isen Mulang, yang berarti maju terus pantang mundur. Ia berharap para peserta menjadikan kompetisi IMOYA 2026 sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus membangun mental kompetitif di tingkat global. Ia juga berpesan agar seluruh peserta tidak lupa meminta doa dan restu kedua orang tua sebelum berangkat.

Reza turut menyoroti kesiapan para pelajar dalam menghadapi perkembangan pendidikan berbasis digital. Ia menyampaikan bahwa pelajar SMA di Kalimantan Tengah telah merasakan pemanfaatan fasilitas pembelajaran digital di sekolah. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika bertemu dan berinteraksi dengan peserta dari negara maupun daerah lain.

“Kalian harus percaya diri. Kalian sudah merasakan pembelajaran digital dan harus yakin bahwa kalian sedang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, membawa nama baik Kalimantan Tengah, dan menunjukkan bahwa generasi muda kita mampu bersaing,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam IMOYA 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap para pelajar memperoleh pengalaman berharga, meningkatkan kemampuan akademik, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan berani tampil di tingkat internasional. Generasi muda Kalimantan Tengah diharapkan terus berkembang menjadi insan berprestasi yang menjunjung tinggi nilai Huma Betang dan semangat Isen Mulang.

(Rzn/Foto: Media Disdik)