PALANGKA
RAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza
Prabowo, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan
kepada guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya
memperkuat kualitas pendidikan di daerah.
Pernyataan
tersebut disampaikan saat kegiatan virtual "Kadisdik Menyapa"
yang mempertemukan para Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Musyawarah
Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK), dan Kelompok Kerja Guru (KKG)
se-Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting,
Rabu (3/6/2026).
Dalam
kesempatan itu, Reza menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan
tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan dan kenyamanan para tenaga
pendidik.
"Meskipun
secara hierarki saya adalah atasan Bapak dan Ibu, tugas saya tetap memastikan
agar gaji Bapak dan Ibu dibayar dengan lancar, peningkatan kapasitas kompetensi
dapat tercapai, serta kesejahteraan Bapak dan Ibu semua dapat ditingkatkan,"
ujarnya.
Ia
menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan terkait
keterlambatan pembayaran hak-hak guru maupun persoalan administratif
lainnya yang menghambat proses pendidikan.
"Kalau
ada keluh kesah Bapak dan Ibu, misalnya honor kurang atau gaji sudah
berbulan-bulan tidak dibayar, saya tidak mau lagi mendengar hal-hal seperti
itu," tegas Reza.
Menurutnya,
tugas utama Dinas Pendidikan adalah memastikan penyelenggaraan pendidikan
berjalan dengan baik dan seluruh tenaga pendidik mendapatkan dukungan yang
dibutuhkan.
"Saya
adalah pelayan Bapak dan Ibu. Saya ada di sini pasang badan untuk Bapak dan
Ibu. Bagaimana saya harus menjamin penyelenggaraan pendidikan di Kalimantan
Tengah bisa berjalan optimal, berkualitas dan berjalan dengan baik,"
katanya.
Ia
berharap komunikasi antara guru dan Dinas Pendidikan terus terjalin dengan baik
sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat segera diselesaikan demi kemajuan
pendidikan di Kalimantan Tengah.
(Rzn/Foto:
Media Disdik).